Posts

Showing posts with the label pregnancy

An unexpectedly expected blessing

Image
This is unexpectedly expected. my 7-week baby bump After I had my first baby at the end of 2014, I haven't used any birth control methods. The reason is because I have a PCO syndrome , so we chose to let chances of pregnancy open because it is not easy for me to get pregnant. One evening of early July 2017 out of nowhere my husband asked me to do a pregnancy test. I was too comfortable at the thought that a second pregnancy is a fairy tale for me, so I was like, "What?" but I did it anyway the next morning. And those two stripes of red appeared. Oh, wow. Thank you, God. I am now 8 week pregnant and boy, I did not remember having this morning all day (mild) sickness when I had my first child (but then again, my memory is not really reliable). My doctor was delighted when I complained to him. Nausea shows a good pregnancy, that's his motto. I'm trying not to complain a lot, anywho, because pregnancy is a blessings, isn't it :) Well, now this is ...

Deadline Itu Bernama Melahirkan

Image
Bukankah hidup selalu dipenuhi deadline? Sejak kita kecil, kita sudah terbiasa dengan deadline. Di sekolah, misalnya, tes dan ulangan bermakna deadline waktu kita belajar. Dan ketika waktu habis tetapi kita belum selesai belajar, maka kita mencontek maka kita pasrah mendapat nilai jelek. Selain itu, ada juga tugas dan proyek yang harus dikumpulkan, dan guru selalu memberi deadline. Jika pengumpulan lewat dari deadline, ada diskon nilai =D Kita memang dipenuhi deadline saat masih belajar, mulai dari Sekolah Dasar sampai kuliah. Lalu saat bekerja, kita makin dikejar-kejar deadline. Dan deadline di pekerjaan berbeda dari sekolah. Di sekolah, jika tidak memenuhi deadline, resikonya sekedar nilai jelek. Di pekerjaan, jika tidak memenuhi deadline, resikonya adalah terancam dipecat sampai rasa malu karena tidak berhasil mengukir prestasi diri. Lalu muncullah deadline-deadline yang kita buat sendiri, untuk memacu kita supaya mencapai sesuatu. Bukan hanya untuk mencapai sesuatu sih, tapi...

Product Review: Bio-Oil

Image
Salah satu hal yang pasti dipikirkan oleh ibu-ibu hamil adalah: bagaimana cara mencegah stretch marks? Sudah bukan rumor lagi bahwa dalam proses hamil dan melahirkan, tubuh wanita akan berubah: membesar, kulitnya menggelambir, keluar garis-garis macan (baca: stretch mark) di perut, paha, pantat, payudara, pokoknya bisa langsung ikut pesta Halloween deh. Jadi apa sebenarnya stretch mark itu? Saya suka deskripsi sederhana dari webmd ini: Stretch marks happen when your body grows faster than your skin can keep up with. This causes the elastic fibers just under the surface of the skin to break, resulting in stretch marks. Jika kita google how to get rid of stretch marks, banyak sekali cara dan produk yang tersebar di Internet. Tapi jujur, saya belum menemukan satupun testimony jujur yang bisa saya percaya mengenai keberhasilan mengubah kulit lorek macan kembali ke kulit manusia. Apalagi webmd juga memberi peringatan kejam ini: Unfortunately, there’s no way to prevent stretc...

Kecetit! Saat Mengandung

Image
Saat masuk ke bulan ke-4 kehamilan, saya kecetit. Bahasa kerennya muscle spasm, otot tegang dan kaku. Lokasi kecetit saya di punggung kiri atas dan sakitnya bukan main. Diam sakit, gerak sakit. Mau berbaring tidak bisa sendiri, mau bangun tidak bisa sendiri. Yang sakit itu lokasinya di sekitar rhomboid muscles itu. Gambar diambil dari  sini Dulu saya sudah sudah pernah kecetit di lokasi yang sama. Setelah ditusuk jarum dan minum muscle relaxer dari dokter, saya sembuh. Tapi rupanya kali ini tidak bisa semudah itu. Saat saya ke RS Adi Husada berharap disembuhkan oleh ahli akunpuntur dr. Yudhi Perdana, beliau menyampaikan bahwa wanita hamil, terutama untuk yang kandungannya masih di trimester pertama, ternyata tidak boleh ditusuk jarum, tidak boleh diurut, tidak boleh dipijat, tidak boleh minum muscle relaxer, tidak boleh dioles balsem dan ointment. Dokter hanya merekomendasikan minyak telon saja. Pak dokter akunpuntur, menurut saya minyak telon itu cuma harum-harum bayi sa...

Pilih testpack yang mahal atau yang murah?

Image
Post ini lanjutan dari post sebelumnya . Karena hasil testpack pertama tidak jelas, besoknya saya ulangi lagi saat bangun pagi (testpack paling baik menggunakan pipis pertama setelah bangun tidur. Jangan tanya prosedurnya. Messy!). Dan hasilnya: tetap tidak jelas! Hasil testpack pagi-pagi buta tanggal 4 Mei 2014 dan 5 Mei 2014 For your information, testpack yang saya gunakan adalah merk OneMed, yang terkenal sebagai testpack paling murah seantero dunia Surabaya. Si dedek dokter yang menyarankan beli ini karena katanya dokter-dokter kalo ngetes juga pakenya si murah meriah OneMed ini. Psstt, harganya sekitar 2,000 rupiah aja per strip! Tapi 'kan kita sering dengar kalo barang terlalu murah kualitasnya kurang bagus, jadi eike penasaran juga pengen coba testpack yang lebih mahal. Mungkin hasilnya lebih jelas. Lalu si mamah menyarankan tes langsung aja di lab, kalo positif, sore langsung ke obgyn biar bisa dikasih vitamin dan kawan-kawannya. Maka berangkatlah saya pagi-p...