Posts

Bakso B2 Jl. Polisi Istimewa Surabaya [Makan Ngemper Review]

Image
Peringatan: Maaf, postingan kali ini mengandung makanan yang haram menurut agama tertentu, yaitu sapi pendek alias B2. Yang tidak mau membaca silahkan klik tombol x di pojok kanan atas. Yang malah penasaran membaca, hati-hati ngiler. You've been warned . Mari kita mulai review Makan Ngemper. Setiap kali lewat Jl. Polisi Istimewa bersama Pak Suami , dia selalu menunjuk satu penjual makanan kaki lima yang sama dan bilang, "Ayo kapan-kapan kamu aku ajak makan di sana. Bakso babi tuh." Begitu sering Pak Suami melemparkan janji ajakan makan bakso babi ini tanpa segera merealisasikannya, sehingga rasa lapar penasaran saya menumpuk makin tinggi. Akhirnya setelah suatu hari saya berkata, "Ayo kita makan bakso babi. Jangan janji melulu!" merapatlah kami ke penjaja kaki lima yang berjudul "Bakso B2" ini. Letaknya di Jl. Polisi Istimewa, di depan Gereja Katedral Hati Kudus Yesus dan SMA St. Louis 1. Waktu itu siang hari dan saya sedang hamil besar. Cua...

Facial Review: Facial Ozon Herbal at Profira Aesthetic & Anti Aging Clinic

Image
I love facial. I like being massaged and touched and caressed . So I like to venture and try different clinics that offer spa and facial treatment, although I haven't been to as many clinics as I hope. Let's see, in Surabaya so far I've tried Natasha, LBC, Amethyst, erha. I've always wanted to try Miracle but the facial treatment price is not within my budget. Then Profira opened. Because I've heard that it's opened by a doctor previously working in Miracle, I thought the quality will be on par with Miracle. And the price, too, so I never went there. Haha.. Until the day I saw this at groupon: The link is here: http://groupon.co.id/voucher/surabaya/71966/up-to-52-percent-offfacial-ozon-herbal-chemical-peeling-at-profira It is in my facial budget range, so why not? This is a good deal, or so I thought. So I bought two vouchers, one for me and one for my husband. It was quite easy to make the appointment, and I went there this noon with high hopes. ...

Golden Rule? Bullshit.

Image
Golden Rule yang diajarkan Tuhan Yesus itu bullshit. Kata Yesus sih, "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi." Mantap sekali. Seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi ribuan tahun dirangkum dalam 2 hukum, dan salah satunya adalah Golden Rule itu. Tapi saya kecewa ketika mencobanya, ketika berusaha mencoba meningkatkan kualitas salah satu relasi saya dengan seseorang. Karena merasa tidak dihargai dan ingin dihargai, saya menghargai dia. Karena sedih sering ditegur ketika berbuat salah, saya tidak menegur dia meskipun saya melihat kesalahannya. Karena ingin mendapatkan pengakuan dan support atas kerja keras yang telah saya lakukan, saya berusaha memujinya setiap ada kesempatan. Karena ingin diajak berkomunikasi dengan baik, saya selalu berusaha berkomunikasi dengan sejelas-jelasnya. Karena ini dan itu, saya ini dan itu. Dan saya lelah. Karena ternyata s...

Review: Peye Guest House, Malang

Image
Weekend lalu saya dan keluarga diundang ke pernikahan sepupu di Malang, dan diinapkan di Peye Guest House. Karena cukup terkesan dengan Guest House ini, maka saya menulis review. Semoga bisa jadi referensi buat teman-teman yang mencari Guest House di Malang ya. Peye Guest House ini terletak di Jl. Simpang Dieng no. 1, Malang. Cukup mudah dicari sih, dia ada di dekat Plaza Dieng. Google Maps juga sangat jelas menunjukkan jalan ini. Demikian penampakan depan Guest House-nya: Peye Guest House tampak depan. Ada yang bisa baca tulisan hanacaraka di atas itu? Kami semua yang menginap sudah lupa pelajaran Bahasa Jawa. Lalu saat masuk kami disambut pengumuman ini: Coba perhatikan logo Peye Guest House ini. Sudah diperhatikan logonya? Nah, logo ini memicu perdebatan di antara kami sekeluarga. Apakah "Peye" dibaca seperti "peyek," temennya pecel itu loh, atau dibaca "peye," seperti huruf p dan y normal, ataukah dibaca "piyik," seperti ...

Deadline Itu Bernama Melahirkan

Image
Bukankah hidup selalu dipenuhi deadline? Sejak kita kecil, kita sudah terbiasa dengan deadline. Di sekolah, misalnya, tes dan ulangan bermakna deadline waktu kita belajar. Dan ketika waktu habis tetapi kita belum selesai belajar, maka kita mencontek maka kita pasrah mendapat nilai jelek. Selain itu, ada juga tugas dan proyek yang harus dikumpulkan, dan guru selalu memberi deadline. Jika pengumpulan lewat dari deadline, ada diskon nilai =D Kita memang dipenuhi deadline saat masih belajar, mulai dari Sekolah Dasar sampai kuliah. Lalu saat bekerja, kita makin dikejar-kejar deadline. Dan deadline di pekerjaan berbeda dari sekolah. Di sekolah, jika tidak memenuhi deadline, resikonya sekedar nilai jelek. Di pekerjaan, jika tidak memenuhi deadline, resikonya adalah terancam dipecat sampai rasa malu karena tidak berhasil mengukir prestasi diri. Lalu muncullah deadline-deadline yang kita buat sendiri, untuk memacu kita supaya mencapai sesuatu. Bukan hanya untuk mencapai sesuatu sih, tapi...

Product Review: Bio-Oil

Image
Salah satu hal yang pasti dipikirkan oleh ibu-ibu hamil adalah: bagaimana cara mencegah stretch marks? Sudah bukan rumor lagi bahwa dalam proses hamil dan melahirkan, tubuh wanita akan berubah: membesar, kulitnya menggelambir, keluar garis-garis macan (baca: stretch mark) di perut, paha, pantat, payudara, pokoknya bisa langsung ikut pesta Halloween deh. Jadi apa sebenarnya stretch mark itu? Saya suka deskripsi sederhana dari webmd ini: Stretch marks happen when your body grows faster than your skin can keep up with. This causes the elastic fibers just under the surface of the skin to break, resulting in stretch marks. Jika kita google how to get rid of stretch marks, banyak sekali cara dan produk yang tersebar di Internet. Tapi jujur, saya belum menemukan satupun testimony jujur yang bisa saya percaya mengenai keberhasilan mengubah kulit lorek macan kembali ke kulit manusia. Apalagi webmd juga memberi peringatan kejam ini: Unfortunately, there’s no way to prevent stretc...

#golkusederhana

Image
Apa tujuan hidupmu? Ini mungkin adalah salah satu pertanyaan paling filosofis yang ada. Jawabannya pun bisa cukup klise seperti "ingin bahagia" atau cukup agamawi seperti "ingin hidup memuliakan Tuhan." Not that they are wrong answers. Punya tujuan hidup sangat penting, seperti wejangan si bijak Chesire Cat ketika ngobrol dengan Alice di dunia gila mereka: Masalahnya biasanya kita hanya punya tujuan hidup yang muluk tanpa memikirkan harus lewat jalan yang mana untuk bisa berjalan ke sana. Lalu tujuan hidup itu pun terbengkalai karena kita letakkan di awan-awan, sementara kita hanya berjalan-jalan di bumi. Ngga akan nyampe-nyampe dong, Lalu bagaimana? Saya berusaha memecahkan masalah ini dengan mem- break down tujuan hidup muluk saya menjadi beberapa tujuan hidup jangka panjang , yang lalu saya break down lagi menjadi tujuan hidup jangka pendek . Setelah punya tujuan hidup jangka pendek, ternyata jadi lebih mudah untuk melihat jalan-jalan yang harus...