Monday, September 29, 2014

Kecetit! Saat Mengandung

Saat masuk ke bulan ke-4 kehamilan, saya kecetit. Bahasa kerennya muscle spasm, otot tegang dan kaku. Lokasi kecetit saya di punggung kiri atas dan sakitnya bukan main. Diam sakit, gerak sakit. Mau berbaring tidak bisa sendiri, mau bangun tidak bisa sendiri.

Yang sakit itu lokasinya di sekitar rhomboid muscles itu.
Gambar diambil dari sini


Dulu saya sudah sudah pernah kecetit di lokasi yang sama. Setelah ditusuk jarum dan minum muscle relaxer dari dokter, saya sembuh. Tapi rupanya kali ini tidak bisa semudah itu. Saat saya ke RS Adi Husada berharap disembuhkan oleh ahli akunpuntur dr. Yudhi Perdana, beliau menyampaikan bahwa wanita hamil, terutama untuk yang kandungannya masih di trimester pertama, ternyata tidak boleh ditusuk jarum, tidak boleh diurut, tidak boleh dipijat, tidak boleh minum muscle relaxer, tidak boleh dioles balsem dan ointment. Dokter hanya merekomendasikan minyak telon saja.

Pak dokter akunpuntur, menurut saya minyak telon itu cuma harum-harum bayi saja. Tidak akan menolong. Huhu.

Dua hari saya menderita, merepotkan semua orang di rumah. Lalu tiba-tiba saya teringat: mengapa tidak konsultasi ke dokter kandungan saya saja? Pesan singkat saya yang penuh keputusasaan dibalas oleh dr. Didi Darmahadi Dewanto, SpOG dengan cukup cepat.

"Minum DOLO NEUROBION, Bu. 3x1. Aman untuk kehamilan."

Itu pesan singkat dari sorga. Isi obat itu hanya beberapa macam vitamin B dan parasetamol, yang memang aman untuk ibu hamil. Vitamin B membuat otot lebih rileks, dan parasetamol mengurangi rasa sakitnya. Saya jadi bisa menggerak-gerakkan tubuh, dan si adek dokter bilang kalo muscle spasm memang harus digerak-gerakkan. Jika didiamkan saja akan makin kaku dan tidak akan sembuh.

Setelah konsumsi obat tersebut selama 1.5 hari, saya sembuh! Dan marilah kita mengambil hikmah dari kejadian yang cukup menyiksa ini: kita harus tahu ke mana mencari informasi yang benar :) Dan untuk mencegah kecetit lagi, saya berjanji akan lebih rutin berolahraga. Tapi nanti saja, setelah dibolehkan berolahraga oleh pak dokter ^.^

No comments:

Post a Comment